Artikel

Satu Bahasa, Seribu Slang

Joanna Andrea Valencia, kayla putri amalia, 054_Rahma Aryanti

September 11, 2026 • 2 min read

LinkedInX
Satu Bahasa, Seribu Slang
    Dirangkum oleh AI. Baca artikel lengkap untuk detail lebih lanjut.

    “Maybe we got lost in translation..”

    Duh, Kampus Mania pasti relate kan sama lirik lagu di atas?

    Penyebabnya bukan hanya karena perbedaan bahasa antarnegara. Bisa jadi, lost in translation terjadi karena beda zaman!

    Kalau Kampus Mania mengatakan, “mau healing deh!” kepada kakek dan nenek, belum tentu mereka langsung memahami maksudnya. Begitu juga ketika Kampus Mania mendengar orang tua menggunakan istilah bokek, gokil, ataupun nyokap. Kali ini, mungkin Kampus Mania-lah yang kebingungan.

    Kata-kata unik yang biasa kita anggap sebagai bahasa gaul sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, mulai dari mager, gabut, healing sampai istilah yang muncul dari sosial media. Bahkan, nama tokoh-tokoh politik di indonesia, bisa jadi salah satu bahasa gaul baru lho, Kampus Mania!

    Orang Indonesia paling jago kalau soal membuat kata gaul baru, deh! Makanya, sangat populer penggunaannya, terutama di kalangan anak muda. Tapi, kapan bahasa gaul muncul?

    Bahasa pada dasarnya terus berkembang mengikuti masyarakat yang menggunakanya. Begitu pula dengan bahasa gaul, istilah-istilah baru dapat muncul dari lingkungan pertemanan, budaya populer, media sosial hingga perkembangan teknologi. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang berasal dari singkatan seperti HTS kemudian permainan kata seperti kuy, sabeb hingga istilah yang diserap dari bahasa asing seperti healing.

    Bahasa gaul sendiri sudah muncul dari tahun 1990. Pada tahun 2000-an, bahasa gaul mulai populer yang dibukukan oleh Debby Sahertian melalui Kamus Bahasa Gaul yang memperkenalkan lebih dari 2.000 kosakata gaul yang awalnya berkembang dari kaum waria dan komunitas urban pada era 90-an. Buku ini bahkan terbit sampai 3 edisi lho, Kampus Mania!

    S__10477571.jpg

    Sumber: https://www.goodreads.com/book/show/5962274-kamus-bahasa-gaul

    Menariknya, sebuah istilah tidak selalu bertahan selamanya. Ada yang populer selama bertahun-tahun tetapi ada juga yang hanya muncul sebentar sebelum akhirnya tergantikan dengan istilah baru.

    Kalau begitu, siapa yang sebenarnya paling sering menggunakan bahasa gaul?

    Well, sebenarnya semua generasi pasti menggunakan bahasa gaulnya masing-masing. mulai dari boomers sampai Gen Alpha, gak ada tuh bahasa gaul yang paling keren. Yang paling penting, Kampus Mania harus tetap saling menghargai cara berkomunikasi dari setiap generasi. So, ada beberapa poin penting yang harus Kampus Mania perhatiin sebelum FOMO pakai bahasa gaul!

    1. Pahami konteks penggunaannya. karena tidak semua istilah cocok digunakan dalam setiap situasi.
    2. Kenali arti dari istilah yang digunakan, jangan sampai ikut menggunakan kata yang sedang viral tanpa mengetahui maknanya.
    3. Tetap mampu menggunakan bahasa Indonesia sesuai konteks karena memahami slang bukan berarti melupakan bahasa Indonesia yang baik dan tepat.

    Jadi, buat Kampus Mania, jangan ragu untuk bereksplorasi dengan istilah-istilah baru biar tetap up-to-date. Tapi ingat, gunakan secara cerdas. Jangan sampai niat hati ingin terlihat keren, kamu malah bingung sendiri saat ditanya maknanya! Kalau mau tau lebih banyak dan dengar pengalaman-pengalaman unik soal bahasa gaul, bisa banget dengerin HITS : Hot Issues to Share! Episode 1 : Logically Not Found, Only On www.8ehradioitb.com pada Jumat, 11 September 2026 pukul 19.00! Catch you there, Kampus Mania!

    TagsBahasaGaulSlang
    Joanna Andrea Valencia

    Written by

    Joanna Andrea Valencia

    kayla putri amalia

    Co-Author

    kayla putri amalia

    054_Rahma Aryanti

    Co-Author

    054_Rahma Aryanti